Oleh: doelsoehono | Januari 16, 2010

Semau Mengharap


ini semua berharap untuk mendapat tempat untuk mampang .
ini semau ingin menunjukkan kelihaenaya .
ini semua ingin menunjukkan kemampuannya .
ini semua gak akan berpikir gimana nantinya .
ini semau gak akan berpikir untuk memiliki pakaean
ini semua tak akan terpikirkan dunia yang tak bermakna
ini semua hanyalah mengumbar nafsu perutnya .
keserakahan hanyalah milik manusuia yang tak terbendung hawa nafsunaya .
seorang yang sempurna Dialah yang bisa mengendalikan 2 hawa nafsu yang tertempel pada dirinya .
yang pertama Nafsu Sahwat .
yang kedua Nafsu Perut .
…………………………
……………………

Iklan

Responses

  1. Assalaamu’alaikum Mas Doelsoehono

    Wah… bagus puisinya. emangnya Mas suka berpuisi ya. Kerana saya lihat hampir semua tulisan di blog Mas penuh dengan lantunan puisi yang indah-indah. hebat deh… saya mahu belajar juga untuk mengarang puisi seperti Mas.

    Manusia selalu mahu memperolehi segala apa yang menjadi keinginan nafsunya yang tidak pernah puas-puas. hatta kalau diberi segunung emaspun, masih tidak mampu memberi kepuasan kepadanya. Mudahan kita selalu redha dan pasrah dengan yang dukurniakan Allah serta berusaha untuk memperolehi kejayaan yang semampu kita.

    Salam mesra dari sarawak, Malaysia buat sahabatku di bumi bertuah, Indonesia.

    • Alaikum salam …semoga senantiasa dalam keiklasan dalam berbagi .

      sebetulnay saya bukan seorang puisitikus cuma iseng aja karena belum bisa menjadi seorang sutradara yang baik dan bagus .
      jadinya menulis aja ngalor ngidul asal muncul .

      memang betul sekali manusia tak ada puasnya kalau belum di selimuti dengan Tanah .

      salam hangat selalu untuk yang nan jauh di sana ..makasih boend .

  2. Teruslah berharap
    Berharap untuk beramal sholeh
    Untuk masa dapan
    Mulai di masa kini

    • salam ..

      Insyaalloh selagi mampu saya tetap mau berbagi pak Apiq ..makasih pak

      sukses buat seminarnya yang di jakarta

  3. benar-benar seperti balsem, hangat menyentil

  4. salam .

    semoga gak masuk angin ya pak .

    biar selalu hangat seperti Balsem

  5. Kalau mereka berpakaian malah jadi lucu pak, tapi gak bikin ketawa lho…

    • salam

      sebetulnya sudah gak aneh lagi pak seekor Myt memakai pakaean sebab sudah banyak di jalan -jalan saya serng menemuinya terutama di prapatan Lampu merah …..hahahahhaaaaaa….makasih lhooooo .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: