Oleh: doelsoehono | Agustus 26, 2010

kutipan keutamaan sholat sbuh

Home » My Blog euy……
Keajaiban Sholat Subuh
Submitted by dede on Wed, 26/03/2008 – 10:02.

Category: Books

Genre: Religion & Spirituality

Author: Karya Imad ‘Ali ‘Abdus Sami’ Husain

Keajaiban Sholat Subuh

Karya Imad ‘Ali ‘Abdus Sami’ Husain ( Doktor Bidang Dakwah dan Tsaqofah Islamiyah Universitas Al-Azhar Kairo )

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Waktu iseng2 liat2 buku di toko buku kwitang sama “adikku” Atin, ngga sengaja aku liat buku judulnya “Keajaiban Sholat Subuh”. Dari judulnya, aku jadi penasaran, pengin tau.. apa benar sholat subuh punya keajaiban, hm… cover nya berwarna hitam, ada shilouette masjid dan menaranya dan latar belakang ( masjidnya ) berwarna jingga, mungkin itu pertanda “subuh” barang kali ya… afwan kl salah loh… hehehhe. Masih di cover, ada hadits : “ Sholat terberat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isya dan Subuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua sholat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak.” ( HR .Ahmad).Tanpa pikir panjang lagi, “ta’” beli deh tuh buku.

Selain topik utama yang membahas mengenai waktu dan keutamaan sholat Subuh yang mendetail, buku ini juga membahas tips dan trik bagaimana agar sholat Subuh bisa dilaksanakan dengan sempurna. Misalnya tidur lebih awal, memasang jam weker di tempat yang sulit dijangkau, dan masih ada 12 tips lagi yang bisa dicoba. Dan bagian terakhir buku ini membahas fiqih sholat subuh, lengkap dengan bid’ah yang sering terjadi, dan dzikir yang menyertai.

Oia, yang bikin aku bertanya-tanya, ternyata di zaman Rasulullah SAW, ternyata adzan sholat dilakukan dua kali, adzan yang pertama untuk membangunkan orang-orang yang terlelap tidur, waktunya kira2 seperempat jam sebelum adzan subuh sesungguhnya, makanya pada adzan pertama muadzin mengumandangkan Tatswib yaitu “Ash-sholatu khoirun mina’n-naum’. Sedangkan pada adzan kedua muadzin tidak mengumandangkannya. Tapi kenapa di zaman sekarang ini orang2 tidak melakukan sunnah dua adzan subuh ya? Hm.. menurut buku ini, hal ini tidak dilakukan agar tidak terjadi kerancuan pada pendengar.

Padahal Nabi SAW bersabda “ Janganlah salah seorang di antara kalian-atau salah satu dari kalian-menghentikan sahurnya ketika mendengar adzannya Bilal, sebab ia mengumandangkan adzan-atau menyeru-dimalam hari agar yang sholat malam bisa kembali istirahat dan yang masih tidur terbangun.” ( HR Bukhori )

Beliau juga bersabda: “ Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan di waktu malam, maka makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan .” ( HR Bukhori ). Wallahu a’lam bish-shawab. Wassalamu alaikum wr. wb.

Iklan

Responses

  1. Mau ikutan ngaji Pak…
    Salam!

    • wah pak Mar ..saya pingin sekali ngaji dan ngaji sama sang guru .

  2. sepertinya sy butuh triks n tips sholat subuh biar afdhol ..

    Hatur tararengkyu suguhannya … met sahur

    btw .. spertinya judulnya kurang “u”

    • hatur nuhun ….ralatna makasih …thanxs komentnya .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: